ads header

Breaking News

Scouting's Three Musketeer; Tiga Pejuang Pramuka Dizamanya Jumpa dalam Dialog "Profesional Menjawab Tantangan Politik Riau"

 





wartapramuka.com | PEKANBARU, Kegiatan yang di taja oleh organisasi pemuda yang menamakan diri ARUS Riau bertempat di Jl. Cempedak gg. Mujahadah No. 21 Pekanbaru disalah satu caffeAsmara, kegiatan ini dimulai pukul 20.45 wib (18/05/2024) yang seharusnya dilaksanakan pukul 20:00 dikarenakan para narasumber terjebak macet. 


Kedua narasumber dialog profesional menjawab tantangan politik riau ternyata adalah anggota pramuka dan bahkan para pejuang pramuka Dizamanya. Sebut saja Kak Muhammad Ikhsan yg mana beliau sekarang menjabat sebagai Ketua Pusat Penelitian dan Pengembangan (PUSLITBANG) Kwartir Daerah Riau, yang keseharianya menjadi Tenaga Ahli dan Dosen di Universitas Riau. Sedangkan Kak Azizon Nusra dahulunya juga aktif di pramuka dan pernah mewakili Universitas Riau sebagai peserta Raimunan Nasional. Dan tak kalah pentingnya beliau pernah mendapatkan Manager CSR terbaik se Indonesia tahun 2018 bahkan mendapatkan ASEAN leader CSR & ESD Internasional di Vietnam tahun 2022 yang lalu. 


Dalam wawancaranya dengan kak Andri Asmara wakil ketua bidang pengawasan, evaluasi dan litbang (WASEVLITBANG) Kwarcab Bengkalis. Kedua Nara sumber ini sama-sama punya cita-citaa yang sama dan juga sama-sama gagal, yakni ingin menjadi seorang tentara. Tapi mereka berujar "tak jadi tentara juga tak apa karna jadi pramuka sudah merasakan kedisiplinan dan pendidikan semimiliter dan sama-sama memakai baret" Ujar mereka berdua kompak sambil di iringi gelak tawa yang ceria. 


Ketika kegiatan ini berlangsung salah seorang peserta menanyakan kepada kak Muhammad Ikhsan akankah beliau bersedia menjadi Walikota Pekanbaru mengingat sudah banyak dukungan kepada kakak, lalu kak Ikhsan menjawabnya, insya Allah jika masyarakat mendukung saya Insya Allah siap karna gemes juga melihat negeri ini tidak diurus kurang baik dan maksimal. 


Kegiatan ini ditutup dengan salam salaman dan berfoto bersama narasumber, panitia dan peserta dialog sekitar pukul 22.30 WIB

penulis :  Andri Asmara

Tidak ada komentar